Mikroskopi; Perbedaan mikroskop cahaya dengan mikroskop elektron

Mikroskopi

Penemuan dan penelitian awal tentang sel menjadi maju berkat penciptaan mikroskop pada tahun 1590 dan peningkatan mutu alat tersebut selama tahun 1600-an. Mikroskop masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penelitian sel.

Tiga parameter penting dalam teknik penggunaan mikroskop (mikroskopi) adalah
  1. Perbesaran, adalah perbandingan ukuran citra objek dengan ukuran yang sebenarnya
  2. Resolusi, adalah ukuran kejelasan citra; jarak minimum yang dapat memisahkan dua titik sehingga masih bisa dibedakan sebagai dua titik.
  3. Kontras, aadalah mempertajam perbedaan dalam bagian- bagian dari sampel. Pewarnaan atau pelabelan komponen- komponen sel agar terlihat menonjol merupakan metode terbaru dalam peningkatan kontras.

Mikroskop dapat dibedakan atas dua,yaitu:

1. Mikroskop Cahaya

Dalam mikroskopi cahaya, cahaya difokuskan pada spesimen oleh suatu lensa pengumpul dari kaca; citra kemudian diperbesar oleh lensa objektif dan lensa okular, untuk diproyeksi ke mata, kamera digital, kamera video digital atau film fotografik. Mikroskop cahaya dapat memperbesar secara efektif sekitar 1000 kali dari ukuran asli spesimen. Mikroskop cahaya tidka dapat meresolusi detail yang lebih kecil dari 0,2 mikrometer atau 200 nanometer, seukuran dengan bakteri kecil.

2. Mikroskop Elektron




Dalam mikroskopi elektron, seberkas elektron (bagian atas mikroskop) digunakan sebagai pengganti cahaya, dan elektromagnet digunakan sebagai pengganti lensa dari kaca. Berkas elektron difokuskan pada spesimen oleh lensa pengumpul; citra diperbesar oleh lensa objektif dan lensa proyektor untuk diproyeksikan pada detektor digital, layar fluoresen atau film fotografik.

Mikroskop elektron modern scara teoritis dapat mencapai resolusi sekitar 0,002 nm, walaupun untuk kegunaan praktis biasanya mikroskop elektron tidak dapat meresolusi struktur biologis yang lebih kecil daripada 2 nm. Dan mampu melihat ultrastruktur sel sampai perbesaran 500.000 kali.

Mikroskop elektron dibedakan atas:

a. Mikroskop elektron payar (scanning electron microscop, SEM) 
Khusus untuk penelitian terperinci mengnai permukaan sampel, yang biasanya dilapisi selapis tipis emas. SEM memiliki medan kedalaman yang besar, menghasilkan citra yang tampak berdimensi tiga.

Citra 3-D dari permukaan sel trakea kelinci dengan SEM
b. Mikroskop elektron transmisi (transmission electron microscope, TEM)
Digunakan untuk mempelajari ultrastruktur internal sel sehingga isi sel terlihat sangat rinci

Ultrastuktur irisan sel trakea dengan TEM
Sumber: Biologi Campbell jilid 1

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mikroskopi; Perbedaan mikroskop cahaya dengan mikroskop elektron"

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya di blog "robi-biologi". Pertanyaan dan komentar silahkan tuliskan pada kotak komentar dibawah ini.